Biologi Kelas X

1.      Pengertian Biologi
Istilah Biologi berasal dari bahasa Yunani/Latin bios, artinya hidup dan logos artinya ilmu. Jadi, Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup/Biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup dan berbagai proses kehidupan.

2.      Cabang Biologi Terapan
§  Botani : ilmu yang mempelajari tumbuhan.
§  Zoologi : ilmu yang mempelajari hewan
§  Evolusi : ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup masa ke masa dalam waktu lama dan sangat lambat.
§  Genetika : ilmu yang mempelajari pewarisan sifat
§  Klasifikasi : ilmu yang mempelajari pengelompokan makhluk hidup berdasarkan kelas-kelas tertentu.
§  Taksonomi : ilmu yang mempelajari penggolongan makhluk hidup.
§  Anatomi : ilmu yang mempelajari struktur tubuh bagian dalam dari makhluk hidup.
§  Fisiologi : ilmu yang mempelajari fungsi kerja organ tubuh.
§  Morfologi : ilmu yang mempelajari bentuk/ciri luar organisme.
§  Bakteriologi : ilmu yang mempelajari bakteri
§  Palaentologi : ilmu yang mempelajari fosil
§  Ekologi : ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
§  Bioteknologi : ilmu yang mempelajari rekayasa genetika.
§  Teratologi : ilmu yang mempelajari cacat janin dalam kandungan.
§  Anastesi : ilmu yang mempelajari pembiusan untuk kepentingan operasi (pembedahan).
§  Agronomi : ilmu yang mempelajari tanaman budidaya.
§  Botani : ilmu yang mempelajari tumbuhan.
§  Embriologi : ilmu yang mempelajari perkembangan embrio.
§  Histologi : ilmu yang mempelajari jaringan.
§  Klimatologi : ilmu yang mempelajari iklim.
§  Mikrobiologi : ilmu yang mempelajari mikroorganisme.
§  Mikologi : ilmu yang mempelajari jamur.
§  Sitologi : ilmu yang mempelajari sel

3.      Langkah – langkah metode ilmiah.
·         Merumuskan masalah.
·         Mengumpulkan data.
·         Menyusun data.
·         Menguji hipotesis.
·         Kesimpulan.

4.      Bagian mikroskop yang bisa mengatup banyaknya cahaya.
Diafragma

5.      Ciri-ciri makhluk hidup.
ü  Respirasi adalah proses pertukaran gas antara organisme dengan lingkungannya, bertujuan untuk mendapatkan energi.
o   Respirasi aerob adalah respirasi yang membutuhkan oksigen.
o   Rspirasi anaerob adalah respirasi yang tidak membutuhkan oksigen.
ü  Iritabilitas adalah kemampuan organisme dalam menaggapi rangsangan untuk menyesuaikan diri pada perubahan lingkungan.
ü  Bergerak.
ü  Nutrisi/membutuhkan makanan.
ü  Tumbuh dan Berkembang
Pertumbuhan dihubungkan dengan penambahan jumlah dan ukuran sel.
Perkembangan dihubungkan dengan kematangan fungsi alat tubuh.
ü  Pengeluaran zat sisa/ekskresi.
ü  Reproduksi bertujuan untuk mempertahankan atau melestarikan kelangsungan hidup jenisnya agar tidak punah.

6.      Yang termasuk keanekaragaman tingkat gen/genetika, yaitu terjadinya keanekargaman yang terjadi pada individu dalam satu spesies/jenis, misalnya varietas. Perbedaan susunan perangkat gen pada setiap individu dalam kromosomnya dan terjadi dalam satu spesies akan menimbulkan perbedaan ciri dalam satu jenis tersebut yang disebut, variasi. Ciri makhluk hidup satu spesies mempunyai nama ilmiah yang sama. Contoh keanekargaman tingkat gen/variiasi: perbedaan yang terjadi pada tanaman padi : ada padi gogo, rajalele, cisandane, ketan, peta baru.

7.      Susunan tingkat takson.
Kingdom(kerajaan) / regnum(dunia), phylum(filum) / divisio(divisi), classis(kelas), ordo(bangsa), familia(famili/suku), genus(marga), species(spesies/jenis), varietas(ras).

8.      Hewan yang termasuk anoa.
Adalah hewan endemik pulau sulawesi, dan termasuk hewan herbivora.

9.      Pulau yang termasuk zona oriental.
Zona oriental meliputi wilayah barat indonesia, yaitu sumatera, bali, jawa dan kalimantan sehingga pada zona ini hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan memiliki kemiripan dengan yang terdapat di Benua Asia.

10.  Konservasi (ex situ & in situ)
Insitu adalah usaha pelestarian alam yang dilakukan dalam habitat aslinya.
Exsitu adalah usaha pelestarian alam yang dilakukan di luar habitat aslinya.
Tujuan adanya konservasi insitu dan exsitu adalah untuk mencegah terjadinya kepunahan satwa langka.

11.  Tahapan siklus lisogenik.
Fase absorbsi, fase injeksi, fase penggabungan, fase pembelahan, fase sintesis, fase perakitan, fase litik.

12.  Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus.


13.  Ciri-ciri Prokaryot.

·         Tidak mempunyai membran nukleus.
·         Mempunyai ribosom yang berbeda dengan eukaryot.
·         Hampir semua prokaryot lebih kecil dari eukaryot yang paling kecil.
·         Bersel tunggal (uniseluler).

14.  Habitat bakteri
Habitat Archaeobacteria di lingkungan bersuhu tinggi, bersalinitas tinggi dan asam.
Dikelompokkan berdasarkan habitatnya :
·         Halophiles, lingkungan yang berkadar garam tinggi.
·         Methanogens, lingkungan yang memproduksi methan. Ini dapat ditemukan pada usus binatang.
·         Thermophiles, lingkungan yang mempunyai suhu tinggi.
Habitat Eubacteria terdapat pada semua habitat, dapat dijumpai di udara, tanah, dan air, bahkan di dalam tubuh kita.

15.  Gambar bakteri berdasarkan alat flagelnya.








16.  Bakteri untuk pembuatan produksi.
·         Acetobacter xylinum, untuk membuat nata de coco
·         Acetobacter, untuk membuat asam cuka
·         Lactobacillus casei, untuk pembuatan keju
·         Lactobacillus bulgaricus, untuk pembuatan yoghurt
·         Lactobacillus sp, untuk membuat terasi
·         Streptococcus lactis, untuk membuat mentega

17.  Penyakit yang merugikan

18.  Ciri-ciri protozoa
·         Bersel satu
·         Inti eukariotik
·         Habitat di tempay berair/lembap/parasit pada organisme lain.
·         Reproduksi dengan generatif (dengan konjugasi) dan vegetatif (dengan membelah diri)
·         Tidak berdinding selulosa
·         ada ysng soliter dsn sds ysng berkoloni.

19.  Alga berkembang biak dengan
Cara reproduksi alga secara aseksual, seksual ada juga yang aseksual dan seksual.
Reproduksi aseksual pada alga melalui pembelahan biner (binary fission), pembentukan kuncup (budding), dan pembentukan spora.
Reproduksi seksual terjadi melalui penggabungan bahan-bahan genetik dari individu dikenal sebagai proses konjugasi.
Reproduksi aseksual dan seksual terjadi pada vulva melalui fase gametofit (pembentukan sel haploid) dan fase sporofit (penggabungan sel haploid menjadi sel diploid)

20.  Spesies gangga merah
Chondrus dan Gelidiella

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peradaban Kuno Dunia

a little poetry for you

{Biography English} My Idol : Shinoda Mariko